Written by: Shalsabilla Jana | Publish Date: 20 Januari 2026
Dalam sistem pengereman kendaraan, terdapat dua jenis rem yang sama-sama penting, yaitu rem kaki dan rem tangan. Meski sama-sama berfungsi untuk mengontrol laju kendaraan, masih banyak pengemudi yang belum benar-benar memahami perbedaan rem tangan dan kaki pada mobil. Padahal, mengetahui perbedaan keduanya sangat penting agar penggunaannya tepat, aman, dan tidak merusak komponen kendaraan.
Rem kaki dan rem tangan memiliki fungsi utama yang berbeda, baik dari segi cara kerja, sistem yang digunakan, hingga waktu pemakaiannya. Jika digunakan tidak sesuai peruntukannya, sistem rem bisa cepat aus, performa menurun, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, mari pahami secara menyeluruh perbedaan rem tangan dan rem kaki agar Anda dapat menggunakannya dengan benar dalam berbagai kondisi berkendara.
Sebelum mengetahui lebih jauh apa perbedaan rem tangan dan kaki pada mobil, penting untuk mengenal masing-masingnya terlebih dahulu.
Rem tangan, yang juga dikenal sebagai parking brake, merupakan sistem pengereman tambahan yang digunakan untuk menahan kendaraan agar tetap diam saat parkir. Rem tangan dioperasikan dengan menarik tuas atau menekan tombol pada mobil yang sudah menggunakan electric parking brake (EPB).
Berbeda dengan rem kaki, rem tangan umumnya bekerja secara mekanis melalui kabel atau motor elektrik, bukan hidrolik. Rem tangan biasanya hanya mengunci roda belakang, baik melalui sistem rem tromol maupun rem cakram dengan mekanisme khusus.
Fungsi utama rem tangan bukan untuk menghentikan kendaraan yang sedang melaju, melainkan untuk menjaga mobil tidak bergerak saat berhenti di jalan datar, tanjakan, atau turunan.
Rem kaki adalah sistem pengereman utama pada mobil yang dioperasikan dengan menginjak pedal rem menggunakan kaki. Rem ini digunakan untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan saat mobil sedang melaju. Hampir seluruh proses pengereman saat berkendara dilakukan menggunakan rem kaki.
Rem kaki bekerja dengan sistem hidrolik. Saat pedal diinjak, tekanan dari master rem akan mendorong minyak rem ke kaliper atau wheel cylinder. Tekanan ini membuat Kampas Rem menekan cakram (pada rem cakram) atau tromol (pada rem tromol), sehingga menghasilkan gaya gesek yang memperlambat roda.
Karena fungsinya yang vital, rem kaki dirancang memiliki daya pengereman kuat, respons cepat, dan mampu bekerja dalam berbagai kondisi kecepatan.
Agar lebih mudah dipahami, berikut penjelasan perbedaan rem tangan dan rem kaki dari berbagai aspek penting:
Perbedaan rem tangan dan kaki pada mobil yang paling mendasar terletak pada fungsinya:
Rem kaki digunakan secara aktif selama perjalanan, sedangkan rem tangan digunakan saat kendaraan dalam kondisi berhenti.
Rem kaki bekerja dengan sistem hidrolik yang memanfaatkan tekanan minyak rem. Semakin dalam pedal diinjak, semakin besar tekanan yang dihasilkan.
Sementara itu, rem tangan bekerja secara mekanis atau elektrik:
Karena cara kerjanya berbeda, keduanya tidak saling menggantikan fungsi satu sama lain.
Rem kaki melibatkan banyak komponen utama seperti master rem, minyak rem, kaliper atau wheel cylinder, Kampas Rem mobil, cakram atau tromol. Sedangkan rem tangan umumnya melibatkan tuas atau tombol rem tangan, kabel rem tangan atau motor EPB, mekanisme pengunci pada rem belakang, Kampas Rem belakang.
Inilah sebabnya, kondisi Kampas Rem belakang sangat berpengaruh terhadap kinerja rem tangan.
Rem kaki bekerja pada keempat roda atau sebagian besar roda kendaraan, tergantung sistem distribusi rem. Sementara itu, rem tangan biasanya hanya bekerja pada roda belakang. Hal ini bertujuan agar kendaraan tetap stabil saat parkir dan tidak mudah tergelincir.
Rem kaki digunakan saat mengurangi kecepatan, berhenti di lampu merah, kondisi darurat. Sedangkan rem tangan digunakan saat parkir di jalan datar, parkir di tanjakan atau turunan, dan berhenti lama dalam kondisi mesin mati.
Menggunakan rem tangan untuk menghentikan mobil yang sedang melaju sangat tidak dianjurkan karena bisa membahayakan. Karena menyebabkan roda belakang mengunci dan mobil kehilangan kendali.
Baca Juga : Sistem Rem Tangan Mobil : Fungsi dan Cara Kerjanya
Itulah ulasan lengkap mengenai perbedaan rem tangan dan kaki pada mobil. Keduanya sama-sama mengandalkan Kampas Rem belakang untuk pengereman yang optimal. Oleh karenanya, mengecek ketebalan Kampas Rem secara berkala sangat disarankan. Segera ganti Kampas Rem yang sudah menipis sebelum merusak cakram atau tromol akibat gesekan secara langsung.
Gunakan Kampas Rem Somuito yang bisa Anda dapatkan di dealer resmi PT. Anugerah Idealestari. Kami memiliki jaringan cabang yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, hingga Makassar. Cek daftar distributor Kampas Rem mobil terdekat dengan lokasi Anda, atau klik banner di bawah ini untuk menghubungi Customer Service Somuito
© 2025 Somuito. All Rights Reserved.