Pedal Rem Mobil Terlalu Dalam? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

pedal rem mobil terlalu dalam

Written by: Shalsabilla Jana | Publish Date: 07 November 2025


Tidak jarang orang mengalami keluhan pada kendaraannya, salah satunya yaitu pedal rem mobil terlalu dalam saat diinjak. Dalam kata lain, pedal rem harus ditekan lebih jauh dari biasanya baru mobil bisa melambat atau berhenti. Meski terlihat sepele, hal ini merupakan tanda bahwa sistem pengereman tidak bekerja optimal dan perlu segera diperiksa. Kebanyakan orang mengira penyebabnya hanya karena Kampas Rem mobil, namun ternyata banyak faktor lain yang perlu Anda ketahui.

Memahami penyebab dan cara mengatasinya sangat penting agar Anda bisa berkendara dengan aman dan sistem rem tetap dalam performa terbaik. Dalam pembahasan ini, kita akan membahas secara sederhana apa saja penyebab pedal rem mobil terlalu dalam serta bagaimana cara mengatasinya agar sistem rem kembali bekerja dengan normal dan responsif seperti semula.

5 Penyebab Pedal Rem Mobil Terlalu Dalam

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan pedal rem mobil terlalu dalam saat diinjak. Berikut adalah 5 penyebab paling umum yang sering terjadi pada kendaraan:

1. Adanya Udara di Dalam Sistem Hidrolik Rem

Salah satu penyebab paling umum dari pedal rem mobil terlalu dalam adalah udara yang masuk ke dalam sistem hidrolik rem. Sistem rem mobil bekerja berdasarkan tekanan hidrolik, ketika pedal rem diinjak, tekanan dari minyak rem akan menekan piston di kaliper atau silinder roda, yang kemudian menekan Kampas Rem ke cakram atau tromol. Namun, jika ada udara di dalam sistem, tekanan ini menjadi tidak efektif karena udara bisa terkompresi. Akibatnya, pedal rem terasa empuk dan harus ditekan lebih dalam agar rem berfungsi.

Udara bisa masuk ke sistem rem saat melakukan penggantian minyak rem yang tidak benar, atau jika terdapat kebocoran kecil pada saluran rem. Untuk mengatasinya, sistem perlu dilakukan bleeding atau pembuangan udara dari jalur hidrolik agar tekanan kembali normal.

2. Kebocoran Minyak Rem

Kebocoran pada sistem hidrolik juga menjadi penyebab umum pedal rem terasa dalam. Minyak rem yang bocor dapat mengurangi tekanan yang dibutuhkan untuk menekan Kampas Rem ke cakram. Biasanya kebocoran terjadi pada bagian master cylinder, selang rem, atau kaliper.

Tanda-tanda kebocoran ini bisa dilihat dari berkurangnya volume minyak rem di reservoir atau adanya noda minyak di sekitar roda. Jika kebocoran dibiarkan, bukan hanya pedal rem menjadi dalam, tetapi juga bisa menyebabkan rem blong karena tekanan hidrolik hilang sepenuhnya.

3. Kampas Rem Aus atau Terlalu Tipis

Kondisi Kampas Rem, baik itu Brake Pad mobil maupun Brake Shoe mobil yang sudah menipis juga bisa membuat pedal rem terasa dalam. Ketika Kampas Rem aus, jarak antara kampas dan cakram atau tromol menjadi lebih lebar, sehingga piston harus bergerak lebih jauh untuk menekan kampas hingga menempel. Inilah yang membuat pedal terasa lebih dalam saat diinjak.

4. Master Cylinder Mengalami Kerusakan

Komponen penting lain dalam sistem pengereman adalah master cylinder, yang berfungsi menghasilkan tekanan hidrolik saat pedal rem ditekan. Jika master cylinder mengalami kerusakan seperti kebocoran internal atau seal yang aus, maka tekanan hidrolik tidak akan tersalurkan dengan baik.

Akibatnya, pedal rem terasa lembek dan harus ditekan sangat dalam agar mobil bisa berhenti. Kerusakan pada master cylinder biasanya tidak mudah terlihat secara kasat mata, karena kebocoran terjadi di dalam sistemnya sendiri.

5. Cakram atau Tromol Rem Tidak Rata

Selain faktor hidrolik dan Kampas Rem, permukaan cakram atau tromol rem yang tidak rata juga bisa menyebabkan pedal rem terasa dalam. Cakram atau tromol yang aus, bengkok, atau bergelombang akan membuat tekanan dari Kampas Rem tidak merata, sehingga pengereman terasa tidak responsif.

Dalam beberapa kasus, pedal juga bisa bergetar saat diinjak. Permukaan cakram yang tidak rata bisa disebabkan oleh panas berlebih atau keausan alami setelah penggunaan dalam waktu lama.

Cara Mengatasinya

Setelah mengetahui penyebabnya, langkah selanjutnya adalah memahami bagaimana cara mengatasi pedal rem mobil terlalu dalam agar sistem pengereman kembali normal dan aman digunakan. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

1. Lakukan Pemeriksaan Sistem Rem Secara Menyeluruh

Langkah pertama mengatasi pedal rem mobil terlalu dalam yaitu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh sistem rem. Pemeriksaan ini mulai dari kondisi minyak rem, selang hidrolik, master cylinder, hingga kaliper dan Kampas Rem. Dengan pemeriksaan rutin, Anda bisa mendeteksi dini adanya kebocoran, udara masuk, atau keausan komponen. Jika ditemukan masalah, segera lakukan perbaikan sebelum kerusakannya meluas.

2. Buang Udara dari Sistem Rem (Bleeding)

Jika pedal rem terasa empuk dan dalam, sangat mungkin ada udara yang masuk ke sistem hidrolik. Solusinya adalah melakukan bleeding rem, yaitu proses mengeluarkan udara dari sistem dengan membuka katup kecil pada kaliper atau silinder roda sambil menekan pedal rem secara berulang. Setelah udara keluar, tekanan rem biasanya akan kembali normal dan pedal menjadi lebih keras serta responsif.

3. Tambah atau Ganti Minyak Rem

Pastikan volume minyak rem di reservoir sesuai dengan batas yang dianjurkan. Jika berkurang, tambahkan minyak rem sesuai spesifikasi kendaraan. Namun, jika minyak sudah berwarna gelap atau kotor, sebaiknya lakukan penggantian total. Minyak rem yang lama bisa mengandung uap air yang menurunkan tekanan hidrolik dan menyebabkan pedal rem terasa dalam.

4. Servis Master Cylinder atau Komponen Rem Lainnya

Apabila semua langkah di atas sudah dilakukan namun pedal rem masih terasa dalam, kemungkinan besar masalahnya ada pada master cylinder. Bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Teknisi biasanya akan melakukan overhaul atau mengganti master cylinder jika ditemukan kerusakan pada seal atau piston di dalamnya.

5. Ganti Kampas Rem yang Sudah Aus

Jika setelah diperiksa Kampas Rem sudah menipis, segera ganti dengan yang baru. Gunakan Kampas Rem berkualitas tinggi agar daya cengkeram optimal dan tahan terhadap suhu tinggi. Kampas Rem yang baik tidak hanya memperbaiki performa pengereman, tetapi juga mencegah kerusakan pada cakram atau tromol. Salah satu rekomendasi merk Kampas Rem mobil adalah dari Somuito.

Somuito menyediakan produk berkualitas tinggi sebagai berikut:

1. Brake Pad Low Metallic

2. Brake Pad Ceramic

3. Brake Shoe Low Metallic

Pesan segera melalui dealer resmi PT. Anugerah Idealestari. Kami memiliki jaringan cabang yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, hingga Makassar. Cek daftar distributor Kampas Rem mobil terdekat dengan lokasi Anda, atau klik banner di bawah ini untuk menghubungi Customer Service Somuito

chat via whatsapp somuito

© 2025 Somuito. All Rights Reserved.

DEVELOPER: SONY AGSTNSYH